....Ku mengingat sebat syair cinta Qaish yang di gubahnya untuk pujaan hatinya seorang Laila, ku ingin sekali kau mendengarkan bunyi syair indah ini:..
....Walau dalam cinta setiap cawan adalah kesedihan..
Namun.. jiwa sang pecinta akan memberi kehidupan baru...
banyak racun yang harus kita teguk untuk menambah kenikmatan cinta...
..atas nama cinta..raun yang pahit pun akan terasa manis..
bertahnlah kekasihku..dunia diciptakan untuk sang pecinta..
dunia ada karena cinta...
..Setelah ini...ku mohon kepadamu sebuah permohonan yang datang dari hatiku..
..Simpanlah cintamu..
Jagalah semua rasa yang indah itu untukku selalu...
Cintailah wanita yang ingin kau cintai..
tapi aku mohon kepadamu...bukan aku wanita itu..
..Demi cintamu kepadaku..
Lupakanlah segalanya tentang aku..
aku telah menarik diri dari cinta siapapun..
cintaku tak dapat memberimu kebahagiaan..juga kesenangan...
Cintaku hanya akan memberimukehilangan dan air mata duka...
..Aku bahagia di cintaimu...
..Tapi...aku tak sejahat itu...
..aku tak boleh membatasi kebebasanmu untuk merasakan cinta yang lebih bisa membuatmu bahagia...
..bukan rasa bahagia yang diberikan oleh seorang wanita pesakit..
yang telah di vonis dan umurnya takkan lama lagi..
kau ingin tau...kau ingin tau siapa wanita itu..
wanita yang malang itu adalah...
aku...
dan kau tak boleh mencintaiku...!!
aku mohon kepadamu dengan sangat..
meski ku tau..kau akan tetap bersih keras mencintaiku..
tetap memilihku untuk menjadi pendamping hidupmu..
..Demi cinta ini..ku tak sanggup menerimanya...
sungguh...sungguh begitu dekat waktu buatku..
aku bisa merasakan bagaimana ia menyeru..memanggil namaku kedalam pelikannya..
..Kekasihku...
dari benakku yang tiada pernah lepas memikirkanmu...
aku mencintaimu..
..Kekasihku...
dari kedua mataku yang selalu menyimpan bayang wajahmu..
ia berkata..aku mencintaimu...
..kekasihku...
dari hatiku yang selalu memujimu..
iapun berkata aku mencintaimu...
...dan kekasihku...
dari lisanku yang tiada letih mengucap namamu...
ia selalu berkata...
aku mencintaimu......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar